25 C
Yogyakarta
Sabtu, April 13, 2024

NasDem Apresiasi Pemkab Sleman Vaksin 3.000 ASN

Pemerintah Kabupaten Sleman mulai melakukan vaksinasi massal untuk kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang berdinas di wilayah Kabupaten Sleman. Vaksinasi ini dimulai pada Senin (8/3) hingga Rabu (10/3) di Sleman City Hall (SCH), Sleman. ASN yang divaksin meliputi Instansi Vertikal, Kejaksaan, BUMN/BUMD, OPD Pemkab Sleman.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan kepada ASN dan masyarakat Sleman agar mendukung program vaksin covid-19. “Vaksin sangat penting bukan hanya untuk melindungi diri sendiri namun juga melindungi orang lain,” kata Kustini.

Dipilihnya SCH Sebagai tempat vaksinasi menurut Kustini karena ada penawaran dari manajemen untuk berperan dalam penanganan covid-19 dan tempatnya yang luas sehingga  bisa menerapkan protokol kesehatan. Selain itu juga, menurutnya suasana mall sangat nyaman sehingga tidak membuat takut para peserta vaksin yang hadir. Sasaran vaksinasi selama tiga hari itu sebanyak 3.000 ASN di Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo mengatakan program Vaksinasi COVID-19 berjalan, hingga awal Bulan Maret 2021, merupakan Tahap Kedua bagi ASN yang meliputi Instansi Vertikal, Kejaksaan, BUMN/BUMD, OPD Pemkab Sleman.

Joko Hastaryo menyampaikan bahwa selama proses vaksinasi massal berlangsung peserta maupun seluruh tenaga kesehatan diminta tetap disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan CITAMASJAJAR. Untuk menghindari kerumunan pelaksaannya pun dibagi dalam 3 sesi perhari.

Ketua DPD NasDem Sleman, Surana mengapresiasi langkah Pemkab Sleman. Ke depan, vaksinasi massal perlu mencakup banyak pihak, baik itu kalangan pelaku wisata, pelaku transportasi, guru dan dosen, pekerja sektor informal, maupun masyarakat umum yang inisiatif untuk divaksin.

“Tentu apresiasi dengan langsung mencakup 3 ribu vaksinator. Saya harap ke depan bisa mencakup lebih luas dan lebih cepat. Bila perlu dibuka layanan pendaftaran bagi kelompok masyarakat yang inisiatif untuk divaksin,” pungkas Anggota DPRD Sleman itu. (AU).

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles