27.7 C
Yogyakarta
Senin, Juli 15, 2024

Pembangunan Berbasis Aspirasi Wujudkan Keadilan Sosial

Anggota DPR RI Subardi gencar melakukan pembangunan dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat di dusun-dusun atau padukuhan. Pembangunan itu dilakukan dengan berbasis aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Subardi.

Menurut Subardi, banyak warga di pedalaman yang tidak tersentuh pembangunan fisik. Kondisi ini dapat dipahami mengingat anggaran pembangunan daerah terbatas sehingga belum mampu menjangkau seluruh wilayah secara langsung.

“Di beberapa padukuhan memang belum tersentuh pembangunan. Kita paham itu karena anggaran daerah terbatas, tidak semua wilayah bisa dibangun langsung,” kata Subardi dalam saat sosialisasi 4 Pilar Bangsa di Patuk, Gunungkidul, Rabu, (19/7/2023).

Melihat kondisi tersebut, Subardi fokus merealisasikan program aspirasinya dengan mengutamakan wilayah terpencil. Dengan berbasis aspirasi, Subardi berhasil menyisir wilayah padukuhan-padukuhan yang belum tersentuh pembangunan. Beberapa ruas jalan kini telah diaspal melalui program aspirasi Subardi.

“Dengan berbasis aspirasi, masyarakat di padukuhan bisa merasakan pembangunan. Ini upaya mewujudkan keadilan sosial, setidaknya bisa mengurangi ketimpangan pembangunan,” lanjutnya.

Subardi mencontohkan, ia baru saja meresmikan pembangunan jalan aspal sepanjang 350 meter di Padukuhan Bogor II, Kalurahan Playen, Kapanewon Playen, Gunungkidul. Bantuan itu disampaikan warga pada pertengahan tahun 2022 dan direalisasikan Subardi pada awal tahun 2023.

Begitu pula di Padukuhan Barak I Kalurahan Margoluwih Seyegan, Subardi telah merampungkan pembangunan jalan aspal sepanjang 3.420 m2. Sedangkan di Padukuhan Nyamplung, Kalurahan Margokaton Seyegan, pembangunan jalan aspal sepanjang 900 m2. Total pembangunan dari program aspirasi Subardi mencapai Rp 310 Juta.

Bagi Ketua DPW NasDem DIY itu, pembangunan tersebut memberi manfaat jangka panjang. Mobilitas warga terutama di padukuhan semakin lancar. Adanya pemerataan pembangunan ini merupakan implementasi dari sila kelima Pancasila.

“Jalan sebagai infrastruktur utama merupakan hak dasar warga. Hak untuk merasakan fasilitas yang sama antara wilayah perkotaan dan padukuhan. Dengan pemerataan, saya turut mengamalkan amanah sila kelima,” imbuh Mbah Bardi, sapaan akrabnya.

Di forum sosialisasi 4 Pilar, Subardi mengajak masyarakat agar berpartisipasi dalam pembangunan di lingkungannya. Partisipasi itu bisa dilakukan dengan menyampaikan aspirasi yang telah diputuskan bersama oleh segenap masyarakat. Dengan komitmen bersama, nilai keadilan sosial yang merupakan bagian dari 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) bisa diperjuangkan dan direalisasikan. (NK).

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles