22.5 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 18, 2024

Apresiasi Pembangunan, Masyarakat Resmikan “Jalan Suparja”

Anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, Suparja membangun infrastuktur lokal berupa jalan desa dengan mempekerjakan masyarakat setempat. Proyek ini merupakan program aspirasinya. Lokasi pembangunan terletak di Padukuhan Ngrombo, Desa Bedoyo, Kapanewon Ponjong. Sejak bertahun-tahun kondisi jalan di kawasan ini sangat buruk. Tekstur jalan berupa bebatuan dan tanah kerap menyulitkan pengguna jalan, terlebih saat hujan turun masyarakat harus ekstra waspada untuk melintas.

Ketua DPD NasDem Gunungkidul itu inisiatif untuk mempercepat pembangunan jalan ini, meski ia harus “nombok.” Baginya, pembangunan jalan desa sangat mendesak agar perekonomian masyarakat perlahan meningkat.

“Kalau jalannya bagus, ekonominya akan bagus. Dari jalan inilah terbuka akses kemana-mana. Mobilitas warga lebih mudah, arus keluar masuk barang juga lancar. Masyarakat yang bekerja diluar bisa tetap tinggal disini. Hasil tani, barang dagangan, hingga ke anak-anak sekolah semua jadi lancar,” kata Suparja saat ditemui di lokasi proyek, Rabu (8/9).

Ada hal menarik dari pengerjaan jalan sepanjang 350 meter dengan biaya 200 juta rupiah. Hampir seluruh masyarakat Padukuhan Ngrombo yang saat itu bergotong-royong sepakat menamakan “Jalan Suparja.”

Ide ini awalnya dilontarkan oleh salah satu warga yang tengah meratakan cor beton. Usulan itu kemudian direspon oleh satu persatu warga, sehingga dengan kata sepakat mereka menamakannya menjadi “Jalan Suparja.” Suparja tak bisa menahan rasa haru menyaksikan kebersamaan diantara warga. Ia menghargai penamaan jalannya, meski sempat mengatakan tidak perlu.

“Awalnya saya bilang tidak perlu, tetapi karena sudah disepakati masyarakat, ya saya sangat menghargai. Seusai permintaan masyarakat, hari ini sekaligus peresmian nama jalan itu,” tutur Suparja seraya tersenyum.

Pembangunan “Jalan Suparja” ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada pertengahan bulan September. Jalan ini memiliki lebar 3 meter dan tebal cor 10 centimeter. Rencananya masyarakat akan memasang papan nama di bagian ujung jalan sebagai bentuk terima kasih kepada Suparja. Untuk penerangan, sementara masyarakat sepakat memasang lampu dari rumah-rumah terdekat.

“Pembangunan ini tidak berhenti disini. Saya sendiri yang terus mengawalnya, termasuk nanti pemasangan lampu,” kata Suparja menambahkan.

Sepanjang tahun 2021, Suparja selaku Sekretaris Komisi C DPRD DIY yang membidangi Pembangunan dan Infrastuktur memang fokus membangun di Gunungkidul sebagai Daerah Pemilihannya. Ia mendukung upaya Pemda DIY melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah perbatasan Gunungkidul dengan Kabupaten Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri. (NK).

Suparja berdialog dengan masyarakat disela pengerjaan jalan.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles