22.5 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 18, 2024

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan aktivitas gunung Merapi di Yogyakarta masih tinggi. Hal ini terihat dari guguran awan panas selama sepekan mulai tanggal 16 April hingga – 22 April 2021 terjadi sebanyak 9 kali. Jarak luncur sejauh 1.800 m ke arah barat daya dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 138 detik. Guguran lava teramati sebanyak 144 kali dengan jarak luncur maksimal 1.600 meter ke arah barat daya dan 2 kali ke arah tenggara dengan jarak luncur 400 m.

Sedangkan analisis morfologi area puncak Gunung Merapi menunjukkan terjadinya perubahan morfologi area puncak karena aktivitas guguran dan pertumbuhan kubah. “Volume kubah lava di sektor barat daya sebesar 1.069.600 meter kubik dengan laju pertumbuhan 11.900 meter kubik per hari,” kata Hanik, Minggu (25/4) di Yogyakarta.

Terkait kegempaan dalam minggu pengamatan ini tercatat kegempaan Gunung Merapi terjadi 9 kali awan panas (AP), 12 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 156 kali gempa Fase Banyak (MP), 924 kali gempa Guguran (RF), 14 kali gempa Hembusan (DG) dan 4 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Hujan dan Lahar juga terjadi pada minggu ini di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 24 mm/jam selama 35 menit.

Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental, maka disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif sehingga status masih dipertahankan pada tingkat Siaga atau Level III.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor Selatan–Barat Daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu Sungai Gendol sejauh 3 km. “Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak,” katanya.

Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal dengan tekanan lemah. Tinggi asap maksimum 250 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah pada tanggal 18 April 2021 pukul 05.40 WIB. (AU).

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles