25.3 C
Yogyakarta
Jumat, April 12, 2024

NasDem Targetkan Tahun ini Program Air Bersih di Gunungkidul Merata

Wakil Ketua fraksi NasDem DPRD Gunungkidul, Heri Purwanto siap mengawal program distribusi air bersih untuk warga Gunungkidul melalui APBN 2021. Menurutnya program air bersih baru terealisasi 75% atau belum mencakup seluruh warga Gunungkidul. Ia juga mengusulkan agar program ini mendapat kucuran dana sebesar Rp. 3 miliar dari APBN.

Pernyataan itu disampaikan Heri dalam sosialisasi Perda Gunungkidul 5/2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, di Padukuah Nanas, Kalurahan Tileng, Kapanewon Girisubo.

“Khusus pemenuhan air bersih dikalurahan Tileng akan diambil dr Sumber Air Trayu. Tetapi sampai saat ini masih 75% daerah di Gunungkidul baru mendapatkan distribusi air bersih. Tahun ini saya akan fokus mengawal pemenuhan air bersih melalui bantuan 3 Miliar dari APBN,” ungkapnya, Rabu  (7/4).

Menurut legislator dari Dapil 4 itu program air bersih merupakan kewajibannya karena menyangkut kebutuhan dasar. Ia juga yakin bila program air bersih merata, potensi ekonomi desa termasuk pariwisata cepat berkembang. Ia juga berkeyakinan bila program air bersih merata akan mendorong daya saing setiap desa. Hal ini mengacu dari indeks pembangunan manusia (IPM) yang akan meningkat bila kebutuhan dasar itu terpenuhi.

“Bagaimana potensi desa berkembang bila fasilitas dasar itu tidak ada? Makanya ini merupakan kewajiban saya agar seluruh Gunungkidul mendapat pasokan air bersih yang aman dan layak,” katanya.

Saat ini layanan air bersih untuk masyarakat Gunungkidul terdiri dari layanan dari PDAM Tirta Handayani sekitar 50 persen. Sisanya sekitar 25 persen berasal dari layanan sistem penyediaan air minum dusun (Spamdus) atau sistem penyediaan air minum desa (Spamdes). Seringkali di musim kemarau, warga di kawasan utara Gunungkidul kerap mengalami krisis air. Mereka mengandalkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. (SM).

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles