27.7 C
Yogyakarta
Senin, Juli 15, 2024

Uang Ganti Rugi Proyek JJLS Jangan untuk Konsumtif

Warga Kabupaten Kulonprogo yang terkena dampak pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Rabu (31/3) siang menerima penjelasan mengenai besaran ganti rugi yang akan mereka terima. Mereka dikumpulkan di Balai Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kuloprogo.

Anggota DPRD Kabupaten Kulonprogo dari Partai NasDem, Nasib Wardoyo mengajak warga memanfaatkan uang ganti rugi untuk meningkatkan perekonomian. “Marilah kita gunakan uang ganti rugi itu untuk hal-hal yang produktif. Jangan berpeilaku konsumtif yang sifatnya sesaat,” katanya, Rabu (31/3).

Warga yang terdata itu berasal dari wilayah terdampak, yakni ruas jalan Ngremang – Congot segmen Garongan – Congot. Wilayah itu masuk dalam Kalurahan Karangwuni yang kini menjadi kawasan penyangga ekonomi bandara.

Nasib Wardoyo menyarankan agar uang yang diterima harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, seperti mengembangkan UMKM, industri rumahan, maupun kegiatan mendatangkan manfaat jangka panjang.

Ia juga membandingkan dengan masyarakat di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban Jawa Timur, yang baru-baru ini viral memborong kendaraan keluaran terbaru, usai menerima ganti rugi dari proyek Pertamina. Bahkan, begitu populernya masyarakat disana sampai dijuluki kampung miliarder.

“Kembali saya mengajak, janganlah uang dari ganti rugi itu untuk keperluan konsumtif. Berpikir jangka panjang, buatlah kegiatan ekonomi yang berkesinambungan,” tegasnya.

Sebagai tokoh yang dikenal aktif bergerak di bidang kesejahteraan masyarakat, Nasib Wardoyo meminta Pemkab Kulonprogo hadir memberikan pendampingan. “Tentunya butuh pendampingan agar tidak salah langkah. Itu juga penting untuk menumbuhkan minat usaha,” pungkasnya. (AU).

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles