27.3 C
Yogyakarta
Rabu, Mei 15, 2024

BPS: Fenomena Orang Miskin Semakin Miskin Terjadi di Kulonprogo

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, angka Kemiskinan absolut di Kabupaten Kulonprogo mencapai 78.060 jiwa. Catatan ini menjadi salah satu hambatan dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuloprogo Sumarwiyanto mengatakan, sebenarnya dari 2014 hingga 2019, angka kemiskinan di Kabupaten Kulonprogo menurun signifikan, namun kembali naik setelah masa pandemi covid-19 ini. Ia menyebutkan indeks kedalaman kemiskinan (P1) atau rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin dengan garis kemiskinan di Kabupaten Kulonprogo juga sangat tinggi.

“Angka P1 di Kulonprogo ini naik dari 2,72 ke 3,32. Berdasarkan catatan itu, semakin tinggi angka P1 maka akan semakin sulit dientaskan angka kemiskinan,” katanya Kamis (25/3) lalu.

Pada kesempatan itu ia juga menegaskan angka indeks keparahan juga naik dari 0,61 ke 0,86, sehingga kesenjangan penduduk miskin juga semakin besar. Dengan kondisi itu di Kulonprogo terjadi fenomena ‘orang miskin semakin miskin’.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Kulonprogo Nasib Wardoyo mengatakan, kondisi itu juga menunjukkan Pemkab Kulonprpgp gagal menciptakan SDM yang terampil dan inovatif. “Ini menunjukkan pula pengangguran meningkat dan eksekutif telah gagal menyediakan lapangan kerja,” tegasnya, Sabtu (27/3).

Politisi Partai NasDem itu mendesak pemerintah bergerak cepat untuk mengatasi meningkatnya penduduk miskin pada masa pandemi. Solusinya mempercepat pembangunan Kawasan Industri Sentolo seluas 4.796 ha.

Kawasan yang terbentang dari Kecamatan Sentolo (Desa Banguncipto, Sentolo, Salamrejo, Sukoreno dan Tuksono), dan Kecamatan Lendah (Desa Ngentakrejo dan Gulurejo) serta sebagian wilayah Donomulyo, diyakininya dapat menyerap angkatan kerja dari Kulonprogo. Saat ini progresnya berjalan lambat karena belum didukung infrastruktur yang memadai.

“Butuh investor agar potensi Sentolo bisa cepat digarap,” pungkasnya. (AU)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles