23.2 C
Yogyakarta
Rabu, Mei 15, 2024

NasDem DIY Konsolidasi Tatap Pilkada 2024

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DIY menggelar koordinasi internal menatap gelaran Pilkada 2024. Silaturahmi sekaligus koordinasi ini melibatkan para pengurus dan kader dari lima kabupaten/kota.

“Silaturahmi ini bagian dari penguatan soliditas antar pengurus. Setelah Pemilu, kita ingin menatap Pilkada serentak dengan optimis. Semua elemen partai harus solid bersatu,” kata Ketua DPW NasDem DIY, Subardi, di Yogyakarta, 8 Mei 2024.

Subardi mengajak segenap komponen partai solid dan bersinergi pascapelaksanaan Pemilu Februari 2024. Khusus persiapan Pilkada, NasDem DIY terus membangun komunikasi politik dengan semua elemen, baik lintas partai maupun calon-calon potensial. Sikap NasDem tetap sama dalam hal penjaringan kepala daerah, yakni mengusung calon terbaik tanpa adanya mahar politik.

“Kita terbuka untuk siapa saja. Semangat NasDem adalah menghadirkan kandidat terbaik dan berkualitas tanpa politik transaksional. Jadi, posisi NasDem sekarang masih membangun komunikasi politik,” jelasnya.

Saat ini belum ada keputusan sosok-sosok yang akan diusung dalam Pilkada di lima kabupaten/kota. NasDem masih proses mencari sosok yang memiliki kualifikasi dalam pencalonan kepala daerah, di antaranya tingkat elektabilitas dan tanggapan dari masyarakat dari berbagai survei.

“Semua daerah targetnya menang. Kita punya struktur partai yang siap bergerak. Soal kandidat, beberapa sudah masuk, tetapi kita lihat kualifikasinya, termasuk elektabilitasnya. Kita juga mengukur bagaimana penerimaan masyarakat, sehingga persiapan Pilkada benar-benar matang,” ujarnya.

Dalam Pemilu 2024, perolehan kursi NasDem DIY relatif sama dengan Pemillu 2019. Sebanyak 1 kursi DPR kembali diraih Subardi, sedangkan kursi DPRD provinsi mendapat 2 kursi dan 1 lainnya masih sengketa di MK.

Untuk Kabupaten Gunungkidul, NasDem meraih 8 kursi atau turun 1 kursi. Sleman tetap 3 kursi. Kota Yogyakarta tetap 4 kursi. Kulonprogo tetap 1 kursi dan potensi menambah 1 kursi yang masih sengketa di MK. Sedangkan 1 kursi di Bantul gagal dipertahankan. (NK)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles