26.9 C
Yogyakarta
Selasa, November 22, 2022

Anies Safari Ke Yogyakarta

Anies Baswedan menggelar serangkaian kunjungan ke Yogyakarta, Rabu hingga Kamis (16-17/11). Agenda pertama menghadiri deklarasi dukungan Forum Kabah Membangun dan bertandang ke kantor Kedaulatan Rakyat. Anies Kemudian bertemu dengan tokoh-tokoh partai politik pendukung di Yogyakarta di Grand Zuri Hotel.

Tampak dalam pertemuan yakni Ketua DPW Partai NasDem DIY, Subardi atau akrab disapa Mbah Bardi, Ketua DPD Demokrat DIY, Erlia Risti juga pimpinan PKS DIY. Pertemuan digelar tertutup di lantai dua hotel. Pertemuan dilakukan selama sekitar 1 jam. Anies mengatakan sengaja bersilaturahmi dengan pimpinan tiga partai itu dalam rangkaian agenda di Yogyakarta.

“Kami silaturahmi kebetulan bertepatan ada agenda di Jogja, sekalian kita silaturahmi. Ada pimpinan partai Nasdem, Demokrat dan PKS. Kita bersilaturahmi dan berbicara tentang hal-hal yang menjadi perhatian, perlunya perbaikan, perubahan hal-hal yang perlu dilakukan,” ungkap Anies.

Sementara, Mbah Bardi mengatakan dukungan pada Anies sebagai capres 2024 sudah bulat bagi Nasdem karena telah melalui berbagai tahapan mekanisme partai. Menurut dia, Anies akan mendapat banyak dukungan masyarakat DIY karena memiliki sejarah perjalanan di DIY.

“Pak Anies ini lahir, tumbuh dan besar di Jogja. Beliau belajar dan menempuh pendidikan di sini. Saya kira dukungan masyarakat akan besar. NasDem sendiri mendukung dengan berbagai tahapan mekanisme partai, hingga akhirnya muncul nama Pak Anies,” tandas Mbah Bardi.

Usai pertemuan di Grand Zuri, Anies lantas menyempatkan untuk mampir ke angkringan salah satu sahabatnya di Jalan Mangkubumi. Ia menyantap nasi kucing dan tempe goreng sembari bercengkrama dan meneruskan satu lagi titik pertemuan di Pendopo Lawas Alun-Alun Utara.

Sementara di hadapan awak media, Anies mengajak para pendukungnya agar menebar kampanye positif. Masih ada waktu 16 bulan lebih untuk melakukan berbagai hal sebelum Pilpres 2024. Ia meminta para relawan memiliki stamina panjang.

“Masih ada waktu. Lakukan dalam tempo yang tepat. Jangan membayangkan pilpres bulan depan. Rapat tiap malam, kelelahan. Ngos-ngosan, jangan. Jangkau semuanya. Rencanakan dengan baik. Dengan begitu bisa mengajak ikhtiar sebuah perubahan,” tutupnya. (NK).

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles