24.4 C
Yogyakarta
Sabtu, April 13, 2024

Percepatan Vaksin, Harapan Para Pekerja Seni

Para pekerja seni di Gunungkidul berharap aktivitas selama perpanjangan PPKM hingga akhir Agustus 2021 disertai dengan pelonggaran. Bagi para pekerja seni, pelonggaran adalah harapan kembalinya ladang nafkah mereka yang selama ini “hilang.”

Jeritan para seniman ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno. Kepada nasdemjogja.id, ia mengaku sering ditemui para seniman. Kehidupan mereka saat ini hanya bergantung dari pekerjaan seadanya. Mereka ingin ada pelonggaran meski pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kondisi ini memprihatinkan bagi pekerja seni, seperti pelukis, penyanyi, musisi, tukang sound, dan profesi sejenis. Sejujurnya, mereka menjerit setiap hari karena tidak ada pemasukan,” kata Suharno, Rabu (18/8).

Apa yang dikeluhkan para pekerja seni sebenarnya sudah disampaikan Suharno kepada seluruh pemangku kebijakan di Gunungkidul. Dalam berbagai forum, ia mengusulkan agar gerakan vaksinasi berjalan lebih cepat, sehingga akan mempercepat pelonggaran. Suharno juga mengusulkan agar vaksin menjadi syarat untuk memulai aktivitas apapun.

“Saya sering usulkan agar mulai ada pelonggaran dengan syarat sudah divaksin dan prokes. Pelonggaran ini perlu dipercepat karena tidak bisa menunggu positivity rate di bawah 5%. Itu sulit sekali dan butuh waktu lama,” kata Sekretaris NasDem DIY itu.

Angka positivity rate Indonesia masih di 23,78% – saat PPKM direncanakan berakhir pada Senin, (9/8) lalu. Sementara positivity rate di bawah 5% merupakan rekomendasi WHO untuk menjalankan aktivitas normal seperti sebelum pandemi.

Sementara berdasarkan data vaksinasi dari Dinas Kesehatan per tanggal 18/8, cakupan vaksinasi dosis pertama di provinsi Yogyakarta mencapai 46,55% dari sasaran. Sedangkan dosis kedua baru mencapai 18,97%. Cakupan vaksin kedua ini sangat kecil bila diasumsikan 100% dari populasi di Yogyakarta.

Dengan statistik Covid yang masih tinggi, Suharno berharap vaksinasi di Gunungkidul “ekstra dipercepat”. Para seniman merupakan kelompok yang jarang mendapat perhatian selama pandemi.

“Adanya vaksinasi saat ini sangat mendesak, harus ekstra dipercepat. Dengan percepatan vaksin, para pekerja informal itu hanya butuh satu harapan, yakni pelonggaran untuk kembali berkarya,” jelasnya.

Sudah saatnya Pemerintah Daerah memulihkan ekonomi secara perlahan. Membuka kembali sektor-sektor ekonomi dengan syarat sudah divaksin dan protokol kesehatan ketat. Semakin cepat vaksinasi, semakin cepat masyarakat bangkit dari kesulitan ekonomi.

“Saya yakin para pekerja di sektor informal akan kooperatif bila syarat itu (vaksin dan prokes) diwajibkan untuk pelonggaran,” tutup Suharno. (DN).

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles