31.9 C
Yogyakarta
Sabtu, Mei 18, 2024

Indonesia Dipaksa Mundur dari All England, BWF Dinilai Tak Fair

Tim Bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur pada ajang bergengsi All England 2021 di Birmingham Inggris. Keputusan sepihak itu diambil oleh BWF selaku Induk bulu tangkis Dunia, usai penerbangan yang dilakukan seluruh tim dan ofisal (dari Istanbul ke Birmingham, Sabtu 13 Maret), terdapat salah satu penumpang yang positif Covid-19.

Apa yang dialami Marcus/Kevin dan kawan-kawan menuai respon dari pegiat bulu tangkis Yogyakarta, Sigit Wicaksono. Sosok yang yang juga Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Partai NasDem itu berpendapat tidak seharusnya kejadian ini menimpa tim elit dalam sebuah turnamen besar.

“Tidak seharusnya Indonesia diperlakukan seperti ini. BWF jangan langsung sepihak mendiskualifikasi. Ini tidak fair dan tidak profesional,” kata Sigit, Jumat (19/3).

Keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia itu lanjut Sigit, sangat disayangkan hanya karena alasan demi pencegahan Covid-19. Seharusnya seluruh pertandingan dihentikan sementara untuk keperluan investigasi, meskipun wakil Indonesia dinyatakan negatif Covid-19. “Padahal itu bukan kesalahan kita dan seluruh atlet dan ofisial sudah divaksin dua kali serta hasil tes swab dinyatakan negatif,” tegas Ketua DPD NasDem Kota Yogyakarta itu.

Wakil Indonesia sebenarnya telah memastikan tiga wakil tambahan pada babak kedua, atau 16 besar. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Jonatan Christie melangkah dengan mulus. Sedangkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu lolos setelah mendapat bye. (NK).

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles