27.4 C
Yogyakarta
Rabu, Februari 21, 2024

Subardi Apresiasi Kunjungan Kedua Jokowi di Jogja

Kedatangan Presiden Joko Widodo di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Kasihan, Bantul Yogyakarta dalam rangka memantau vaksinasi ratusan seniman dan budayawan menuai apresiasi dari Anggota DPR F-NasDem Subardi. Wakil rakyat dari Dapil Yogyakarta itu menilai, kedatangan Jokowi di Bantul mengandung dua makna penting, yakni keberpihakan pada pelaku seni dan bentuk dukungan bangkitnya sektor ekonomi fundamental di tiap daerah.

“Saya melihatnya bukan sekedar misi vaksinasi. Lebih dari itu, kunjungan ini bentuk keberpihakan kepada seniman serta agar sektor fundamental ini cepat pulih. Ini patut diapresiasi,” kata Mbah Bardi sapaan akrabnya, Rabu (10/3).

Sebagai sektor fundamental, seni budaya di Yogyakarta memang butuh perhatian langsung dari kepala pemerintah, mengingat sektor inilah perekonomian di Yogyakarta cepat berkembang. Ekonomi kreatif dan pariwisata adalah contoh sektor yang maju pesat karena “efek” tumbuh kembangnya seni budaya di Yogyakarta.

Saat ini pemerintah DIY mencatat terdapat lebih dari 172 ribu pelaku ekonomi kreatif tumbuh. Faktor pendorongnya antara lain kualitas sumber daya manusia, banyaknya perguruan tinggi, serta potensi wisata yang menjadi daya tarik bumi Mataram.

“Seni budaya sebagai kekhasan Yogyakarta mampu menggerakkan sektor ekonomi lainnya termasuk ekonomi kreatif. Kalau ini bangkit, saya yakin sektor ekonomi lainnya ikut bangkit. Itulah yang ingin diangkat Presiden dari kunjungan kedua kalinya di Jogja dalam 10 hari terakhir,” jelas Anggota Komisi VI DPR itu.

Dalam kunjungan ini, Presiden Jokowi disambut seniman teater Butet Kartaredjasa dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Butet, mengatakan ada kurang lebih 500 seniman dan budayawan yang divaksin. Ini merupakan kunjungan kedua Presiden ke Yogyakarta. Sebelumnya pada 1 Maret lalu, Jokowi menyaksikan langsung vaksinasi bagi para pedagang pasar di Beringharjo dan Malioboro kemudian meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Jogja – Solo yang disaksikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles