Masyarakat Moyudan Sleman mengikuti pembekalan literasi keuangan digital untuk melindungi dari Pinjaman Online (Pinjol) ilegal dan investasi bodong. Kegiatan bertajuk Sosialisasi Literasi Keuangan Digital digelar bekerja sama dengan Yayasan Cahaya Amarta Jogjakarta atas rekomendasi Anggota DPR RI Subardi bekerja sama dengan mitra kerjanya di Komisi VI, Danantara dalam hal ini PT PLN.
Pemahaman keuangan digital belum sepenuhnya mencegah penipuan transaksi digital. Hal ini dianggap rentan terjadi penipuan kepada masyarakat yang mudah tergiur dengan tawaran menarik dan keuntungan yang cepat.
“Masyarakat yang sudah mengenal keuangan digital masih sering jadi korban penipuan, apalagi masyarakat yang awam. Ini terjadi kesenjangan keuangan digital. Maka kita sosialisasikan, silakan masyarakat memanfaatkan produk keuangan digital, tapi tidak terjebak dalam penipuan online. Terima kasih PLN telah memfasilitasi sosialisasi ini,” kata Herman Dodi, Narasumber sekaligus praktisi UMKM di Balai Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Sabtu, (20/12/2025)
Kesenjangan yang dimaksud adalah ketika sebaran pengguna keuangan digital sudah tinggi namun literasi masih rendah, sehingga menciptakan kesenjangan yang harus diatasi. Solusinya dengan edukasi yang menjangkau semua lapisan masyarakat meliputi transaksi elektronik, dompet elektronik, serta pemahaman risiko penipuan digital.
Dodi menjelaskan di dunia UMKM, banyak pelaku yang sehari-hari memanfaatkan transaksi online tapi masih terjerat pinjol. Ini fenomena yang meresahkan karena minimnya literasi.
“Banyak masyarakat terutama pelaku UMKM tidak tahu ada program kemudahan kredit UMKM. Akibatnya mereka terjerat pinjaman ilegal berbunga tinggi,” tambahnya.
Dalam acara ini, masyarakat disampaikan tentang akses bantuan modal usaha sebagai program pemerintah melalui Danantara. Sosialisasi ini terus dilakukan untuk menjangkau unit terkecil ekonomi rakyat seperti koperasi dan kelompok usaha kecil, sehingga masyarakat memilih sumber pembiayaan resmi negara.
Sosialisasi ini juga membahas tentang antisipasi penipuan online atau peretasan data perbankan, seperti adanya tautan, lampiran, dan nomor tak dikenal yang menawarkan pinjaman. Masyarakat juga diimbau tidak tergiur tawaran apapun yang menjanjikan keuntungan tinggi. Acara diakhiri dengan pengenalan aplikasi PLN Mobile kepada masyarakat sebagai solusi layanan kelistrikan digital yang mudah, cepat, dan terintegrasi. (IS)
