Hari ke-12 Safari Ramadan DPP Partai NasDem berlangsung di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (4/3/2026). Kota Sleman dipilih setelah menyambangi Blitar, Tulungagung dan Klaten. Di Sleman rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan seluruh kader NasDem se-DIY menggelar buka bersama 150 anak yatim piatu beserta pengurus panti asuhan dan Pesantren.
Kegiatan yang digelar di kawasan Seturan, Condongcatur, Sleman, itu dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa. Ia menegaskan kehadiran anak-anak yatim menjadi pengingat bagi partai untuk tetap bergerak di jalur kemasyarakatan.
“Partai NasDem menempatkan kemaslahatan rakyat sebagai prioritas utama dalam berpolitik serta terus memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan bangsa,” ujar Saan Mustopa.
Dalam forum tersebut, rombongan DPP juga bersilaturahmi dengan pengurus DPW dan DPD Partai NasDem se-DIY. Agenda ini sekaligus mempererat hubungan dengan elemen masyarakat di Yogyakarta.Menurutnya, momentum Ramadan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai spiritual dalam aktivitas politik.
“Kami melakukan ikhtiar keagamaan. Meminta doa ke kiai, santri, dan memperkuat ikatan batin dengan pengurus di Daerah agar daya lekat Partai NasDem di masyarakat semakin kuat,” tambah Wakil Ketua DPR RI itu.
Ramadan Jadi Momentum Spiritualitas dan Konsolidasi
Ketua DPW Partai NasDem DIY, Subardi, menjelaskan selama Ramadan kegiatan partai di DIY lebih kepada aktivitas spiritual dan ibadah sosial. Kehadiran anak-anak yatim dari berbagai panti asuhan disebut sebagai bagian dari upaya membangun spirit keagamaan dalam gerak sosial-politik.
“Kita ingin berpolitik di jalur yang baik. Di Jalur kemanusiaan yang dilandasi nilai spiritual dan sosial. Di Momentum Ramadan ini kita ingin memuliakan mereka (anak-anak yatim piatu),” ujar Anggota Komisi VI DPR RI tersebut.
Agenda Safari Ramadan juga dirangkaikan dengan konsolidasi internal partai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan gerak organisasi selaras dari tingkat DPP hingga ke dusun.
“NasDem di Jogja solid. Jaringan partai terbentuk rapi hingga ke tingkat dusun. Konsolidasi ini penting untuk menyelaraskan visi partai, bahwa kursi yang kita dapatkan bukan untuk NasDem tetapi untuk masyarakat luas,” pungkasnya. (NK)

